Pelantikan Pengurus Dewan Paroki St. Isidorus Sukorejo periode 2018-2021

IMG-20180930-WA0018
Perayaan Ekaristi Pelantikan Pengurus Dewan Paroki St. Isidorus Sukorejo 2018-2021

Minggu, 30 September 2018. Paroki St. Isidorus mengadakan pelantikan pengurus Dewan Paroki periode 2018-2021. Sebagian besar para pengurus dewan paroki sudah tampak memenuhi bangku gereja sejak pagi. Para pengurus dewan ini terpilih setelah melalui rapat dan seleksi oleh team persiapan. Para pengurus dewan paroki dilantik oleh Rm. Antonius Budi Wihandono, Pr selaku Vikep Semarang.

Para pengurus dewan paroki diambil dari umat seluruh lingkungan dan stasi di Paroki St. Isidorus yang memiliki potensi sesuai dengan bidang pelayanan masing-masing. Beberapa dari mereka adalah “wajah baru” dengan harapan bisa terjadi regenerasi dan peningkatan kualitas pelayanan.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Rm. Antonius Budi Wihandono, Pr  didampingi oleh Rm. Paulus Agung Wijayanto, SJ; Rm. Albanus Padmawardaya, SJ; dan Rm. Thomas Septi Widhiyudana, SJ.

Untuk semakin menguatkan para pengurus dewan paroki yang baru, maka perayaan ekaristi dipusatkan di sukorejo, sedangkan di perayaan ekaristi di kapel dan gereja lain ditiadakan, dengan maksud supaya umat bisa datang ke Gereja induk untuk mendukung para pengurus dewan paroki yang baru.

Susunan Pengurus Dewan Paroki Santo Isidorus Sukorejo, periode 2018-2021

Khotbah Rm. Antonius Budi Wihandono, Pr

Kesulitan adalah awal dari kesucian. Dalam khotbahnya Romo Antonius Budi Wihandono , Pr memberikan banyak inspirasi    kepada para pengurus dewan paroki baru. Pengurus dewan paroki diharapkan memiliki jiwa kemartiran. Kemartiran harus menjadi jiwa seorang pelayan Tuhan, karena selanjutnya mereka akan menjadi seorang pelayan.

Pengurus dewan paroki merupakan orang pilihan Tuhan yang sangat mencintai Tuhannya. Mereka tidak hanya terlibat tetapi juga bertanggungjawab terhadap Gereja. Bertindak bukan hanya sebagai pengkritik yang tidak mau berperan dan hanya “ndelok- kendhel alok”, tetapi mau berperan.

IMG-20180930-WA0030
Rm. Antonius Budi Wihandono, Pr, saat memberikan khotbah.

Orang-orang terpilih ini harus memiliki iman yang sampai kepada altar, dan hidupnya berpusat di altar tempat dimana Tuhan mengorbankan dirinya. Mereka harus bisa menyerahkan diri, hati, dan selurtuh karya hanya kepada Tuhan.

Pengurus dewan paroki harus bisa melayani banyak orang dengan kualitas yang berbeda-beda. Kesulitan pasti akan datang pada saat melakukan tugas pelayanan, tetapi diharapkan mereka menyadari bahwa kesulitan merupakan awal dari kesucian.

Sebagai orang pilihan Tuhan akan selalu  percaya kepada kebaikan Tuhan, dan dengan jiwa kemartirannya, mereka akan menghadapi semua kesuulitan, tidak mundur dan menjadi mutung.

Karena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat, suami dari satu isteri, dapat menahan diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang              (1 Timotius3:2)

Hendaklah ia juga mempunyai nama baik di luar jemaat, agar jangan ia digugat orang dan jatuh ke dalam jerat Iblis.   (1 Timotius3:7)

Parade Koor

WhatsApp Image 2018-10-01 at 7.24.52 AM
Chrysologus Children Choir dr Stasi St. Petrus Chrysologus BSB, Paroki St. Theresia Bongsari Semarang

Setelah Perayaan Ekaristi diadakan parade koor. Parade koor diikuti oleh 3 kelompok koor, yaitu: Chrysologus Children Choir dari Stasi St. Petrus Chrysologus BSB Paroki St. Theresia Bongsari; Clean Think Yogyakarta; dan Saint Isidore Voice. Parade koor diadakan salah satunya dengan maksud untuk memberikan pengalaman dan wawasan kepada umat tentang koor yang baik. SD.

foto: sita, agus, pak yayang.

 

Susunan Pengurus Dewan Paroki Santo Isidorus Sukorejo, periode 2018-2021

1Ketua IPaulus Agung Wijayanto, S.J
2Wakil Ketua IAlbanus Padma Wardaya, S.J
3Wakil Ketua IThomas Septi Widhiyudana, S.J
4Wakil Ketua IIIgnatius Suwandi
5Sekretaris IYohanes Martono
6Sekretaris IIGregorius Galih Ardhi Putra
7Bendahara Paroki ITheresia Guatiningsih
8Wakil Bendahara Paroki IYohanes Happy Setya
9Bendahara Paroki IILaurentia Lydia Subiyanti
10Bendahara Paroki IIIFransiskus Xaverius Dwiyanto
11Wakil Bendahara Paroki IIIIgnatius Loyola Kurniawan Siswanto
12Ketua-ketua Wilayah
a.       Ketua Wilayah PageruyungYohanes Bosco Suparman
b.       Ketua Wilayah KotaYosafat Hari Soekrisman Nugroho
c.       Ketua Wilayah SidodadiYohanes Sugiyoprayitno
d.       Ketua Lingk. Plantungan & BendosariFransiscus Xaverius P. Untung Pamuji
 Ketua Bidang LiturgiThomas Sri Murtono
1Sekretaris Bidang LiturgiPaulus Imam Sukonirbito
2Timja Teks Liturgi dan PeribadatanThomas Sri Murtono

Paulus Imam Sukonirbito

Thomas Budiarso

3Timja ProdiakonPaulus Budi Santoso

Gergius Eko Witono

4Timja MisdinarTheresia Sumirah

Ignatius Suyatin

Paulus Nugroho

5Timja LektorCafrina Puspa Rani

MM Eni Andarwiyani

6Timja ParamentaVeronica Sumiati Murwoto

Suster Maria Asumpta, SND

7Timja Koor dan MazmurMaria Goretti Yuniarsih

Thomas Arwin Akosta

8Timja Organis / MusikFransiskus Xaverius Hengky Parahate
9Timja Tata AltarMaria Yuanita Sumiyati Hendro

Clara Afriyeni

10Timja KolektanAgnes Maria Kristanti

Veronica Puji Pangestuti

Bernadeta Yasmirah

Antonia Tan Gwat Liang

 Ketua Bidang PewartaanAlexander Prihadi Waluyo
1Sekretaris Bidang PewartaanFabianus Haris Argo Yuniarso
2Timja InisiasiBenedictus Hari Primiantoro

Fransiskus Xaverius Luwarto

Maria Goreti Slamet Sugiharni

3Timja Pendampingan Iman Umat BerjenjangTitus Adiwiyono

Fransiskus Xaverius Turman Riswanto

Emerentiana Mujiatmini

a.       Timja PIAChristiana Habsari

Natalia Staffiany Devyta Sari

Fransiska Murdaningrum

Elisabeth Ari Widayanti

Margaretha Ririn Aryani

Sri Sudarsih

b.       Timja PIREmiliana Santi Setyorini

Kriswati

c.       Timja PIULMaria Margarita Tarwiyah

Suster Maria Yulia, SND

Yoan Elisabeth Marjono

d.       Timja OMKSebastianus Rudianto

Andreas Ginanjar Santoso

Mario Tri Nurdianto

7Timja KatekisIgnatius Suwandi

Veronika Sri Sukemi

Suster Maria Yulia, SND

Yosep Walidi

Maria Goreti Slamet Sugiyarni

8Timja Kitab Suci dan PemanduAgustinus Samina

Monica Suryantini

Maria Concita Lilik Retno Willianti

9Timja KPPThomas Budiarso

Fransiscus Adi Waluyo

Alexander Prihadi Waluyo

10Timja KomsosYulius Andi Kurniawan

Nikolaus Andika Ardianto Gunadi

Paulus Nugrahajati

Sita Dhantari (website)

11Timja Promosi PanggilanSuster Maria Yuliana, SND

Paulus Nugroho

Antonius Wenny Bambang Suprapto

 Ketua Bidang PaguyubanPaulus Supriyanto
1Sekretaris Bidang PaguyubanAquilina Aristiyani
2Timja GuruIgnatius Imam Sukopriyanto

Christianus Sumaryunan
Yohanes Waras Nugrahadi

3Timja Ibu-ibu

 

Maria Veronica Widiana

Bernadeta Susyana

Chatarina Supartini

4Timja Pendidikan

Kep. Sek adalah Ex-officio

Ex-Officio KS SDK dan SMPK

Rosadelima Khaerunissa Sekar Jati

Paulus Boedijanto

Hilarius Sukaryadi

5Timja Pendampingan Keluarga

Mengaktifkan keluarga muda untuk terlibat dalam hidup menggereja

Christina Yuliati

Maria Anna Kristiyaningsih

Ignatia Sri Maryanti

6Timja kesenianYulius Istanto

Yosep Walidi

Paulus Aditya Setiadi

Verna Suhartini

AF. Sulistyo

Ignatius Suyatin

Yohanes Sunardi

Makarius Heru Windarso

Chatarina MeilaniaPanji Rukmana

7Timja PerpustakaanVeronika Septin Pujiati

Agustinus Dwi Saputra

 Ketua Bidang KemasyarakatanSebastianus Maria Suroso
1Sekretaris Bidang kemasyarakatanHari Yosafat
2Timja Rukun KematianElisabet Sri Hadiyati

Fransiskus Xaverius Purwanto

Stefanus Paryadi

Maria Yuanita Sumiyati Hendro

3HAK  dan Live in

*) HAK

**) Live In

Albertus Prihmantoko Budi Utomo*)

Aloysia Ponco Setyaning Tyas**)

Juardi  Mikhael*)

Fransiskus Xaverius Carmadi**)

4Timja PSE

Dalam kurung adalah PSE Wilayah

Pontianus Suryadi

Michael Jaka Priyanta (Pageruyung)

Yohanes Dwi Kadaryono (Kota)

Yakobus Yatimin Antonio (Sidodadi)

Markus Nurwito (Ngaliyan)

5Timja KesehatanSuster Maria Yuliana SND

dr. Irene Sulasih

Maria Veronica Linarti Tjondro

6Timja Karya Kerasulan Milik Paroki (Asrama)

1 (Ex Officio)

Wakil Dewan Paroki I

Kepala Sekolah SMPK

Pendamping Asrama

7Timja Pendampingan Petani dan PeternakStefanus Sukemi

Yulius Dani Natalianto

Maria Geovani Nuria

Sudiharno (Pegawai Kel. Ngaliyan)

Ignatius Sutopo

 Ketua Bidang Urusan Rumah TanggaFransiskus Xaverius Yasin Siswanto
1Sekretaris Bidang Urusan Rumah TanggaYulius Dani Natalianto
2Timja Pemeliharaan Aset  GerejaSebastianus Maria Suroso

Yohanes Sugiyoprayitno

Fransiskus Xaverius Turman Riswanto

3Timja Konsumsi, Tamu, dan Kerumahtanggan PastoranFransiskus Xaverius Yasin Siswanto
a.    Timja Konsumsi Rapat RutinMikaela Eko Widyaningsih,

Fransiska Retno Purwanti

b.    Timja Mengurus tamu dan PasturanVeronika Septin Pujiati

Cicilia Gunarni

Theresia Noviyanti

c.     Timja Konsumsi Pertemuan dan hari rayaTheresia Sunarti

Florentina Yuni Ruliyanti

4Timja Perawatan Kapel1.       St. Isidorus (Sukorejo): Yohanes Dwi Kadaryono, FX. Purwanto, Sukarman Suroso

2.       St. Fransiscus Xaverius (Kalimanggis): Yohanes Karyadi, Yakobus Sukirno, Petrus Taryono

3.       St.Maria De Fatima (Curug): Felix Sutrisno, Yosafat Hari Soekrisman Nugroho

4.       St. Agustinus (Krandegan): Budiman, Ferdinandus Sunyoto

5.       St. Petrus (Ngampel): Philipus Rahmadi, Andreas Suyanto

6.       St. Yusup (Pilangsari): Jemadi, Lasimin, Ignatius Subarno

7.       St. Agustinus (Gemuh): Petrus Hendra, Albertus Utomo, Ignatius Widahlan,  Christophorus Rusmin

8.       St. Stephanus (Pageruyung): Petrus Ignatius Sugeng

9.       St. Paulus (Gebangan): Laurentius Suparno, Tunawan

10.   St. Maria (Sekecer): F.X. Heri MM, M. Supriyono

11.   St. Damianus (Plantungan): Yustina Anna Sartini, Yuliana Paryati

12.   Sang Hyang Triniji Suci (Ngaliyan): Yustinus Saroni, Ignasius Sudono

5Timja KeamananAlbertus Prihmantoko Budi Utomo

Yulius Tri Hartanto Kurniawan

6Timja Multi Media dan KomputerAgustinus Dwi Saputra

FX. Iwan Setiawan

 Ketua Bidang LitbangAF. Sulistyo
1Sekretaris Bidang LitbangPaulus Boedijanto

Herman Yusep Teguh Setiawan

Peresmian “Sasana Kabudayan Katresnan Adi”, Gemuh Singkalan

Umat lingkungan St. Agustinus Gemuh Singkalan terlihat sangat bahagia dengan diresmikannya “Sasana Kabudayan Katresnan Adi” pada hari Jumat tanggal 31 Agustus 2018 lalu. Setelah lama umat dan masyarakat mendambakan sebuah gedung pertemuan yang bisa mereka pakai bersama. Akhirnya kerinduan umat dan masyarakat terjawab setelah mendapat dukungan dari Romo Paroki. Bangunan ini nantinya dapat dijadikan sebagai sarana pemersatu umat dan masyarakat Gemuh Singkalan. Bangunan yang dinamakan “Sasana Kabudayan Katresnan Adi” ini bisa dipergunakan oleh umat dan masyarakat, dengan tanggungjawab untuk merawat bersama.

Semangat kebersamaan bahkan sudah bisa dilihat sejak masa persiapan dan pembangunan. Umat dengan semangat mengumpulkan material batu untuk membuat pondasi bangunan. Tidak sedikit batu yang dibutuhkan, tetapi dengan semangat yang tinggi, dengan mudah batu-batu tersebut berpindah dari ladang dan sungai menuju ke  kompleks Kapel. Tidak berhenti di situ, dalam masa pembangunan baik umat maupun masyarakat juga dengan setia bergotongroyong membantu para tukang. Akhirnya kebahagiaan karena sudah memiliki sebuah gedung pertemuan yang mereka nantikan sejak lama tersebut diwujudkan dengan bersyukur. Rasa syukur itu diawali dengan mengadakan Perayaan Ekaristi. Selain Perayaan Ekaristi, umat ingin bersyukur bersama masyarakat dengan mengadakan pertunjukan seni kuda lumping serta drumband dari SMPK Argokiloso Sukorejo. Masyarakat terlihat sangat berantusias, berita akan diadakannya peresmian sudah tersebar di masyarakat jauh-jauh hari.

Peresmian “Sasana Kabudayan Katresnan Adi” ini dihadiri oleh umat Gemuh dan sekitarnya, Dewan Paroki, para donatur, tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna, serta Kepala Desa Sidodadi.

Sasana Kabudayan Katresnan Adi

“Sasana Kabudayan Katresnan Adi” merupakan sebuah pendopo kecil, berukuran 7×7 m2, dengan model pendopo Jawa modern, dengan mayoritas material dari kayu. Pendopo ini berada di samping Bangunan Kapel St. Agustinus Gemuh Singkalan. Pemilihan bentuk dan material tetap memperhatikan lingkungan sekitar, sehingga bangunan masih bisa menyatu dengan lingkungan, tidak terlihat asing, dan mengangkat kearifan lokal di Gemuh Singkalan. Beberapa material merupakan material lokal setempat, yang di dapatkan dengan gotong royong umat beserta masyarakat.

Bukan sekedar bangunan, “Sasana Kabudayan Katresnan Adi” memiliki misi untuk mempersatukan umat dan masyarakat. Memberikan wadah bagi umat dan masyarakat untuk berkumpul dan menjadi satu keluarga. Bahkan sejak awal bangunan ini sudah bisa mewujudnyatakan kasih diantara umat dan masyarakat.

Dalam khotbahnya, Rm. Paulus Agung Wijayanto, SJ, mengingatkan bahwa kehidupan ini adalah peristiwa kasih, demikian halnya dengan keberadaan Kapel serta lingkungan St. Agustinus Gemuh Singkalan. Lingkungan ini ada karena kasih dan pengorbanan dari Bpk. Agustinus Sukardi selaku orang pertama yang memperkenalkan agama Katolik di Gemuh. Peristiwa kasih tersebut bisa dirasakan oleh warga Gemuh dan disambut dengan adanya umat (Bpk. Kogi) yang mau memberikan tanah untuk membangun Kapel yang pertama kali. Peristiwa kasih ini terus berlanjut sampai saat ini. Keluarga Bapak Alfonsus Jumari juga bermurah hati untuk memberikan sebidang tanah yang berada di samping Kapel untuk kemajuan pelayanan Gereja. Kasih itu tidak hanya datang dari umat dan masyarakat sekitar. Kasih juga diberikan oleh para donatur yang sudah bermurah hati untuk memberikan materi maupun pemikiran dalam pembangunan “Sasana Kabudayan Katresnan Adi”.

Dalam akhir khotbahnya, Romo Agung berpesan bahwa kerukunan adalah milik bersama, tidak pernah memandang apapun, jadikan “Sasana Kabudayan Katresnan Adi” sebagai sarana pemersatu untuk umat dan masyarakat Gemuh Singkalan dan selalu bersyukur untuk segala macam peristiwa kasih yang terjadi di dalam hidup. SD.

FOTO & VIDEO KEGIATAN (foto &video pakai hp jelek oleh Sita, Agus, Pak Yayang)

Perayaan Ekaristi peresmian “Sasana Kabudayan Katresnan Adi”

Pemberian penghargaan kepada para donatur

Pemberkatan bangunan dan gedung baru 

Pemotongan pita 

Sambutan oleh para tokoh

 

Doa dan pemotongan tumpeng

Bangunan “Sasana Kabudayan Katresnan Adi”

Drumband SMPK Argokiloso Sukorejo

Paguyuban Seni Tari Kuda Lumping Rukun Santoso

 

Pilangsari: Perayaan Syukur Panen Hasil Bumi 2018

IMG-20180711-WA0148
Persembahan hasil bumi sebagai wujud syukur.

PILANGSARI- “Bersyukur dengan membangun peradaban cinta”, mungkin semboyan itu yang pantas dilekatkan kepada umat St. Yusuf Pilangsari. Dalam segala kesederhanaannya, mereka berusaha bersyukur atas hasil panenan yang telah diterimanya. Bersama dengan seluruh umat dan warga masyarakat Dusun Pilangsari mereka mengadakan Perayaan Syukur Panen Hasil Bumi untuk yang pertama kalinya pada hari Rabu, 11 Juli 2018.

Sebagai umat yang beriman kepada Kristus, mereka mengawali segala rasa syukur dengan mengadakan Perayaan Ekaristi. Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Rm. Paulus Agung Wijayanto, SJ dan Rm. Thomas Septi Widhiyudana, SJ, serta dihadiri oleh Frater Beni dari Keuskupan Tanjung Selor yang sedang belajar hidup bersama warga Pilangsari selama 3 hari.

Perayaan Ekaristi yang dipahami sebagai “atur panuwun” oleh umat Pilangsari ini dihadiri oleh seluruh umat beserta para tamu undangan yang berasal dari umat lingkungan sekitar (Ngampel, Gemuh, Krandegan, Sukorejo) dan juga Dewan Paroki St. Isidorus Sukorejo.

Dalam khotbahnya Romo Agung mengingatkan bahwa apa yang kita syukuri dan terima ini merupakan pemberian dari Tuhan sendiri, selanjutnya beliau menekankan akan pentingnya beryukur dalam segala hal, dan berharap tradisi syukur hasil panen ini bisa dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya dan oleh lingkungan lain.

Romo Agung mengajak kita sebagai puta-putri Allah yang dicintai dan dipercaya untuk bekerja bersama dengan Allah sendiri, serta terlibat untuk membagikan kemurahan Allah untuk sesama.

Hal lain  yang pantas disyukuri adalah St. Isidorus sebagai pelindung Paroki merupakan seorang petani, sekali lagi Romo Agung mengajak untuk juga memohon berkat dan lindungan melalui Litani St Isidorus  sebagai pelindung Paroki.

“Dengan bersyukur bersama semua orang lintas batas, kita mau membangun tradisi peradaban kasih di masyarakat”

 

Kesenian Kuda Lumping “Turonggo Jati” Dusun Pilangsari

Warga masyarakat Dusun Pilangsari ikut berbahagia dan bersyukur dengan menggelar Kesenian Kuda Lumping yang dimainkan oleh anak-anak serta para pemuda dusun Pilangsari. Tidak ada lagi perbedaan yang terlihat, semua berbaur menjadi satu keluarga, sama seperti tujuan awal didirikan Kapel St. Yusuf. Kapel St. Yusuf diharapkan bisa menjadi tempat berkumpul dan membangun suatu komunitas serta keluarga bagi warga masyarakat Dusun Pilangsari. Warga terlihat bahagia dan menikmati seluruh pertunjukkan hingga malam hari. (SD)

 

Galeri Foto 

Perayaan Ekaristi

 

Ramah Tamah

 

Kesenian Kuda Lumping Turonggo Jati

 

Video

Perayaan Ekaristi

Kesenian Kuda Lumping Turonggo Jati 

 

Dibuang Sayang,,,,

IMG_20180711_122540

 

(foto &video pakai HP jelek oleh: sita, agus, pak yayang)

 

 

 

 

Hari Minggu Panggilan & Perayaan Hari Kartini

Hari Minggu Panggilan

Tiga suster, dua Romo, serta satu Uskup tampak masuk kedalam Gereja Katolik St. Isidorus Sukorejo pada hari Minggu, 22 April 2018. Ke-enam biarawan dan biarawati tersebut mengikuti perarakan masuk dibelakang misdinar. Mereka adalah anak-anak PIA di Gereja Katolik St. Isidorus yang memakai kostum layaknya seorang biarawan dan biarawati. Senyum, dan perasaan bangga menjadi seorang biarawan dan biarawati sangat tampak terlihat pada wajah mereka, meskipun salah satunya menjawab “tidak” saat Rm. Thomas Septi Widhiyudana, SJ, menanyakan apakah berkeinginan untuk menjadi seorang Romo saat besar nanti.

Semangat dari ke-enam anak ini disambut dengan sharing pengalaman panggilan oleh Sr. Maria Asumta, SND. Suster Asumta menceritakan suka duka selama hidup membiara, dan berharap ada generasi muda yang bisa menggantikan beliau kelak.

Perayaan Hari Kartini

Gereja mencoba untuk memberikan penghargaan dan perhatian kepada para wanita di Paroki St. Isidorus Sukorejo. Berbeda dengan Perayaan Ekaristi biasanya, hari ini Gereja dipadati oleh umat yang mengenakan baju adat nasional. Para laki-laki menunjukkan semangat untuk melayani dengan menjadi petugas liturgi pada Perayaan Ekaristi kali ini.

Seusai Perayaan Ekaristi dilaksanakan lomba kostum (keluwesan) di aula Gereja. Lomba ini diikuti oleh para wanita yang telah mengenakan pakaian adat nasional. Selain lomba, juga dibagikan beberapa doorprize dari sumbangan umat. SD (foto dari berbagai sumber).